MENINGKATKAN HASIL PERTANIAN UNTUK MENJAGA STABILITAS PANGAN

Author : Afghoni

Pertanian merupakan salah satu mata pencaharian yang banyak dilakukan di Indonesia. Pertanian merupakan suatu proses menghasilkan bahan pangan, ternak serta produk agroindustri. Proses ini dilakukan dengan cara memanfaatkan sumber daya alam mulai dari tumbuhan sampai dengan hewan. Memanfaatkan sumber daya alam untuk pertanian sebaiknya disertai dengan budidaya. Namun sayangnya ada banyak orang yang hanya mengambil keuntungan semata dari pertanian dan sama sekali tidak melakukan budidaya. Alhasil kekayaan alam akan semakin terkuras habis hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia semata.

Gambar Petani Menanam Padi

Tanaman pangan pertanian

Tanaman pangan merupakan salah satu contoh pertanian yang banyak dipilih di Indonesia. Di negara kita, banyak tanaman pangan yang dipilih sebagai kegiatan ekonomi penduduk seperti padi, umbi-umbian, jagung dan lain-lain. Mereka yang berada di tanah kering, biasanya memilih sistem tegal untuk pekarangannya. Hal ini dikarenakan sumber air yang jauh dari lokasi pertanian. Sistem ini dilakukan oleh mereka yang telah menetap lama di daerah tersebut. Meski demikian sistem tegal memiliki tingkat pengelolaan yang rendah dan tidak membutuhkan tenaga yang besar. Penggunaan jasa hewan juga jarang diperlukan dalam sistem ini. Tanaman yang dipilih sebagai sumber produksi adalah jenis tanaman yang tahan dengan iklim kering.

Sistem sawah merupakan salah satu usaha pertanian yang membutuhkan teknik budidaya yang tinggi. Dalam sistem sawah, terdapat stabilitas biologi yang tinggi karena pengolahan tanah dan air dilibatkan dalam sistem ini. Tidak heran, jika tingkat kesuburan tanah pun bisa dipertahankan. Sistem sawah membutuhkan pengairan serta drainase yang baik. Sistem sawah memiliki potensi yang besar untuk memproduksi jenis tanaman pangan layaknya palawija serta padi.

Sistem perkebunan biasanya dipilih untuk mereka yang lebih memilih memproduksi jenis tanaman ekspor.  Ada banyak contoh produk bahan ekspor seperti teh, coklat, karet, kopi dan lain-lain. Hingga kini sistem perkebunan terus berkembang mengingat kebutuhan ekspor yang juga memerlukan banyak barang produksi.

Meningkatkan Hasil Pertanian

Bukan hanya satu atau 2 orang petani, namun ada banyak petani yang mengeluh akibat produksi barang pertanian mereka menurun hasilnya. Dalam hal ini diperlukan cara meningkatkan hasil pertanian dari Desaloka.com berikut :

  1. Intensifikasi pertanian

Intensifikasi pertanian merupakan salah satu cara pengolahan lahan pertanian sebaik-baiknya guna meningkatkan hasil dengan memanfaatkan beragam jenis sarana. Intensifikasi pertanian banyak dipilih sebagai cara meningkatkan hasil pertanian di Jawa serta pulau Bali. Hal ini dikarenakan, di pulau Jawa dan Bali lahan pertaniannya cenderung sempit.

Intensifikasi pertanian bisa dilakukan dengan cara menjalankan program panca usaha tani yang berlanjut dengan sapta usaha tani. Adapun langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam meningkatkan hasil pertanian melalui sapta usaha tani adalah:

  • Pengolahan tanah yang baik
  • Pengairan secara teratur
  • Penggunaan bibit yang unggul
  • Lakukan pemupukan secara teratur
  • Langkah pemberantasan hama serta penyakit pada tanaman
  • Pengolahan setelah panen

2. Ekstensifikasi pertanian

Ekstensifikasi pertanian merupakan salah satu cara untuk meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperluas lahan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membuka area hutan, memanfaatkan daerah sekitar rawa, membuka semak belukar, serta membuka lahan pertanian yang belum digunakan. Tidak hanya itu, namun ekstensifikasi pertanian juga bisa dilakukan dengan cara membuka persawahan pasang surut. Cara meningkatkan hasil pertanian yang satu ini banyak dipilih dan dilakukan pada daerah  dengan penduduk yang jarang. Sebagai contohnya adalah pulau Sumatera serta Kalimantan juga Irian Jaya.

3. Diversifikasi pertanian

Diversifikasi pertanian merupakan salah satu jenis usaha yang dilakukan dengan cara memanfaatkan beberapa jenis produksi. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya ketergantungan pada salah satu jenis tanaman saja. Dalam melakukan diversifikasi  ada 2 cara yang bisa dilakukan yakni dengan memperbanyak jenis kegiatan pertanian. Sebagai contohnya adalah petani tumbuhan pangan, yang juga beternak seperti pengelompokan hewan ayam serta ikan. Cara kedua adalah dengan memperbanyak jenis tanaman yang terdapat pada satu lahan. Sebagai contoh adalah dengan menanam tanaman jagung sekaligus padi pada satu ladang.

4. Mekanisasi pertanian

Cara meningkatkan hasil pertanian ini dilakukan dengan cara memanfaatkan mesin-mesin pertanian yang modern. Mekanisasi pertanian banyak diterapkan di luar pulau Jawa terutama pada daerah yang memiliki lahan pertanian yang luas. Pada mekanisasi pertanian, tenaga manusia serta hewan bukanlah sebagai tenaga pengolah lahan yang utama.

5. Rehabilitasi pertanian

Cara meningkatkan hasil pertanian yang selanjutnya adalah dengan melakukan rehabilitasi pertanian. Usaha ini dilakukan dengan cara memperbaiki lahan yang awalnya tidak lagi produksi menjadi lahan yang kembali produktif.  Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengganti tanaman yang tidak lagi menghasilkan menjadi jenis tanaman yang menghasilkan.

Gambar Petani Memanen Padi

Dalam mengembangkan pertanian di Indonesia, pemerintah tidaklah angkat tangan melainkan juga ikut membantu melalui langkah-langkah yang berikut ini :

  • Memperluas serta memperbaiki juga memelihara jaringan irigasi secara meluas di seluruh wilayah Indonesia
  • Menyempurnakan sistem pertanian pangan dengan cara menerapkan beragam cara seperti halnya melakukan bimbingan massal
  • Melakukan pembangunan seperti pabrik pupuk dan pabrik insektisida juga pestisida guna melancarkan produksi hasil pertanian

Selain itu, cara lain untuk meningkatkan hasil pertanian adalah dengan membangun gudang serta pabrik penggilingan padi dengan harga dasar gabah. Sehingga petani tidak merasa diberatkan. Cara lainnya adalah dengan memberikan beragam jenis subsidi serta intensif modal untuk para petani supaya kemampuan dalam produksi pertanian mereka meningkat. Bentuk pula kelompok tani juga Koperasi Unit Desa (KUD) di seluruh pelosok desa. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan motivasi penduduk serta memberikan solusi bagi mereka yang tengah menghadapi kesulitan dalam hal produksi. Oleh hali itu, kami Desaloka.com memberikan bantuan promosi untuk meningkatkan pendapatan pertanian. Salam Desaloka, Selangkah memajukan desa anda !

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *